Mungkin Memang Jalannya Harus Begini

Begitu banyak kejadian dalam hidup, yang terkadang kita tidak menyangka, kenapa hal itu terjadi. Suatu musibah tertimpa pada kita, kita mempertanyakan mengapa? Mengapa saya yang kena? Mengapa kejadiannya sekarang? Walaupun, kita hanya bertanya-tanya pada hal buruk yang menimpa kita saja. Jarang sekali mempertanyakan, “kok saya bisa dapat bonus lebih yah?”

“Mungkin memang jalannya harus begini”, begitu kata Istri saya. Di satu ketika membahas bahwa saya dan dia harus terpisah antara Jakarta dan Stavanger, untuk kemudian masih harus dibatasi tol Cipularang, antara Jakarta dan Bandung. Meski kemudian sekarang bareng-bareng di Kuala Lumpur. Di awal tidak akan tahu, nantinya  jalan panjang yang berliku itu akan berujung dimana.

Dan ketika sampai di ujung satu babak perjalanan, kemudian kita melihat ke belakang, baru kita sadar, mungkin jalannya memang harus begini. Beberapa hal memang terjadi, dan ada alasannya. “You can’t connect the dots looking forward you can only connect them looking backwards”, begitu kata seorang yang selamat dari kanker pankreas, orang yang dipecat dari perusahaan yang dia buat sendiri, Steve Jobs.

Jadi kalau sekarang jalan yang Anda lewati terasa begitu berat. Mungkin memang jalannya harus begini, atau Anda memang nyasar🙂

Desember, bulan kenangan

Mungkin Memang Jalannya Harus Begini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s