Doa di Bulan Desember

Dan bawalah daku selalu
Dalam mimpimu
Di langkahmu serta hidupmu
Genggamlah daku kini juga nanti – Cinta by Vina Panduwinata

Dalam tiap energi gravitasi yang membawa tiap huruf doa itu berputar mengelilingi bumi, membawa setiap harapan yang kemudian bertemu, kemudian bersama dia yang tidak pernah berjalan mundur membawa kita untuk memberanikan diri melawan mereka kaum antagonis yang berdiri angkuh di tiap episode masa mendatang yang bahkan belum ditulis.

Memahami bahasa kamu, adalah duniaku, mempelajari intuisiku, adalah duniamu. Dialog kita, adalah bahasa tak bertutur yang saling memahami. Latar yang berwarna hitam, putih, merah, kuning, bergantung atas izin kita. Melangkahlah seperti dia aktor yang menjiwai perannya, membawa pirsa kepada perasaan hati yang mendalam atas bahagia dan kesedihan.

Skernario ini, adalah bahasa semu, karena tangis adalah tawa, karena marah adalah cinta. Semu. Bias menuju satu kekuasaan yang lebih hakikat. Karena sejarah episode emosi tangis marah kita tidak bisa dicatat dalam bahasa sebenarnya antara kita, bahasa cinta.

Ini akhir episode II, seperti halnya kita tidak pernah tahu bahwa ada episode I, tapi dengan segala harapan dan usaha kita tulis dan lakoni episode I, maka genggamlam diriku kini, juga nanti, untuk episode mendatang.

Semoga Sutradara Semesta bersama kita. Sayangku, Genia Nagara.

Doa di Bulan Desember

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s