Kalau BBM Naik…

Kenapa kita gak demo tentang,

1. Perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik, sehingga banyak konsumsi bbm untuk mobil pribadi dan motor pribadi mungkin bisa dikurangi. Sehingga, kita tidak usah mengeluh untuk ngeluarin 30-40rb rupiah untuk full tank motor supra. Semoga saja kalau transportasi publik sudah benar-benar membaik, dan bbm untuk transportasi publik benar-benar disubsidi untuk yang membutuhkan, insya Allah, mungkin ongkos sehari kita cukup ngeluarin Rp. 3000 rupiah bisa bolak balik Sudirman sampe Pulo Gadung.

Transportasi publik ini termasuk, transportasi untuk mengangkut bahan sembako, sehingga para pengusaha sembako dapat mengontrol harga untuk tetap masuk akal bagi kebanyakan rakyat.

2. Kalau memang produksi gas kita lebih tinggi dari pada oil, dan pengolahan gas kita lebih baik daripada pengolahan minyak kita, kenapa gak kita coba bantu Pertamina dengan program subtitusi minyak tanah dengan gas. Tentunya, yang perlu diperhatikan adalah oknum-oknum yang mencari celah kesempatan dalam kesempitan. Karena kebutuhan akan gas meningkat, maka mereka seenaknya maenin harga, ngebikin tabung gas asal-asalan, dan lain sebagainya. KEPARAT LAH KALIAN YANG MAKAN TULANG BANGSA SENDIRI!

3. Tambahkan lapangan pekerjaan. Nah ini yang sulit memang. Amerika Serikat dikala resesi, katanya mencoba membangun fasilitas publik yang membutuhkan tenaga kerja yang banyak, contohnya bendungan, sehingga banyak orang yang bisa mendapatkan pekerjaan (tolong bantu kasih refrensi ttg cerita ini dong, thanks). Kalau di Indonesia, aga k susah juga. Tapi intinya, lapangan pekerjaan banyak. Dan ga cuma di Jakarta.

Duit BLT kayaknya bisa dipake buat gaji mereka, 300rb perbulan, mungkin ditambah tips mereka bantu-bantu di mana gitu, cukup untuk makan sekeluarga, insya Allah.

4. Demo ttg persatuan bangsa yang gak pernah utuh. Kenaikan harga bbm, malah dijadikan senjata oleh lawan politik sby. Demi 2009 katanya mah. Sekian ribu orang pinter, intelek, sarjana, doktor, dan lain sebagainya di Indonesia, insya Allah bisa duduk bareng, dan menyelesaikan masalah kita ini.

Ya sekali lagi, saya cuma masyarakat yang kerja di Jakarta, bayar pajak, ikut susah-susahan cari makan seperti Anda. Ketika orang yang di samping kita tidak mampu berjalan tegak, kenapa gak kita bantu dia berjalan tegak. Ketika orang yang memimpin kita di barisan depan, gundah akan keputusan dan langkah-langkah yang akan diambil, kenapa ga kita bantu dia dengan beberapa pendapat positif kita, dan coba mengingatkan dengan cara yang positif apabila pendapat-nya salah. Toh, dia yang memimpin kita bukan malaikat. Kalau ada orang yang dalam barisan kita, aga sedikit nyeleneh, kenapa gak kita ingatkan dia untuk bersama rapatkan barisan.

Pada akhirnya, kita sama-sama masyarakat Indonesia, diwarisi kemerdekaan oleh para masyarakat Indonesia yang dulu susah payah ditindas untuk tanam paksa. Mereka mengajarkan persatuan dapat membuat mereka kuat untuk mengusir penjajah. Kini penjajah sudah tak ada, apakah pelajaran dari mereka juga kita buat tiada?

Insya Allah, kita kuat melawan badai ini.

Kalau BBM Naik…

One thought on “Kalau BBM Naik…

  1. btw, indonesia membutuhkan Pembangkit listrik baru loh, nah dengan pembangunan itu saja bisa menyerap berapa tenaga kerja coba ?

    lagian sekaligus menanggulangi krisis listrik di negeri ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s