Kemudian …

Setelah beduk ditalu,
Setelah takbir dikumandangkan,
Setelah kita saling memaafkan,

Apakah mereka yang berdiri di garis marginal kemiskinan, akan tetap berdiri disana, sementara kita berlebaran dengan pakaian yang baru.
Apakah mereka yang sebulan lalu telah menahan lapar di siang hari, tetap mampu menahan laparnya, tatkala mendengar, mereka yang berada di penampungan di tengah perang, duduk termenung memikirkan, “Apakah kita bisa makan siang ini?”,
Apakah kita tetap memanggil mereka saudara sebangsa setanah air, setelah kita tetap menarik urat leher mereka, memeras mereka agar bekerja lebih keras, demi uang yang kita hamburkan untuk sekaleng minuman bersoda.

Kemudian,
Atas nama keangkuhan, dan pengetahuan pendek kita, kita tetap mencerca tiap perbedaan yang ada.
Atas nama otak kosong kita, kita tetap tertawa, sementara mereka kedinginan menahan lapar,

Selamat Idul Fitri 1427 H, semoga Allah meridhoi kita untuk berjumpa dengan Ramadhan tahun depan lagi.

Kemudian …

4 thoughts on “Kemudian …

  1. fahdi, minal aidin wal-faidzin, mohon maaf lahir batin. Selamat lembur di perusahaan yang nggak banget ini. Mari jalani dengan senyum di bibir dan cekungan hitam di mata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s