Al-i-‘Imran:191(was Albaqarah:191)

one more lesson, My Lord …

Rabbana ma khalaqta haazhaa baathila, subhaana faqinaa azaaban-nar.

"Our Lord! not for naught hast thou created (all) this! Glory to Thee! Give us salvation from the Penalty of the Fire."

 

 

 

Al-i-‘Imran:191(was Albaqarah:191)

6 thoughts on “Al-i-‘Imran:191(was Albaqarah:191)

  1. Pada suatu subuh di masjid yg di pimpin Nabi. Matahari sudah hampir terbit, namun Nabi tak kunjung datang. Berbeda dari kebiasaan.

    Takut terlewat waktu subuh, para sahabat berunding, dan akhirnya mereka memutuskan untuk ke rumah Nabi menjemput beliau.

    Sampai di rumah Nabi, perwakilan sahabat itu melihat Nabi sedang menangis sesenggukan. Setelah menimbang-nimbang perwakilan sahabat tersebut akhirnya memberanikan diri untuk menegur Nabi.

    Nabi menjawab,
    “Aku baru saja mendapat wahyu, sebuah ayat. Yang ketika orang membaca nya, lalu meresapinya, dan meninggalkan nya. Akan tertimpa azap yang sangat pedih, sehingga aku pun menangis mengetahui nya.”

    Huhuhuhuhu…
    Kalo gak salah sih, kisah diatas merujuk ayat ini. Mari kita mencari hikmah nya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s